TIPS KARIR

Tes Online BUMN Belajar Apa? Ini Materi dan Tips Persiapannya

Bingung tes online BUMN belajar apa? Pelajari materi TKD, AKHLAK, Bahasa Inggris, Wawasan Kebangsaan, Learning Agility, dan tips persiapan.

Tes Online BUMN Belajar Apa? Ini Materi dan Tips Persiapannya
Daftar Isi
  1. 1. Pelajari Tes Kemampuan Dasar
    1. Kemampuan numerik
    2. Kemampuan verbal
    3. Penalaran logis
  2. 2. Pahami Core Values AKHLAK BUMN
  3. 3. Siapkan Materi Wawasan Kebangsaan
  4. 4. Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris
  5. 5. Pelajari Learning Agility
  6. 6. Jangan Abaikan Psikotes dan Tes Kemampuan Bidang
  7. 7. Pelajari Profil Perusahaan dan Posisi yang Dilamar
  8. 8. Latihan dengan Batas Waktu
  9. 9. Gunakan Jadwal Belajar yang Terarah
  10. 10. Periksa Kesiapan Perangkat Sebelum Tes Online
  11. 11. Hindari Kesalahan Persiapan yang Sering Terjadi
  12. Kesimpulan

KerjaGeh.com – Lolos seleksi administrasi BUMN menjadi langkah awal bagi pencari kerja untuk melanjutkan ke tahapan rekrutmen berikutnya. Namun, persiapan belum selesai. Peserta masih perlu memahami materi tes, membiasakan diri mengerjakan soal dengan batas waktu, serta memastikan kesiapan perangkat jika ujian dilaksanakan secara daring.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul menjelang seleksi adalah tes online BUMN belajar apa dan materi mana yang perlu diprioritaskan.

Jawabannya bergantung pada program rekrutmen, perusahaan, posisi, dan petunjuk seleksi yang berlaku. Tidak semua rekrutmen BUMN menggunakan susunan tes yang sama.

Sebagai referensi, pada Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) 2025, Forum Human Capital Indonesia (FHCI) mencantumkan lima komponen dalam tahapan tes daring, yaitu Tes Kemampuan Dasar (TKD), Tes AKHLAK, Wawasan Kebangsaan, Bahasa Inggris, dan Learning Agility. Tahapan berikutnya mencakup seleksi lanjutan oleh masing-masing BUMN, termasuk wawancara dan tes kesehatan sesuai ketentuan program tersebut. Informasi ini dapat dilihat dalam pengumuman resmi FHCI mengenai RBB 2025.

Karena itu, calon peserta sebaiknya tidak hanya mengandalkan kumpulan soal dari tahun sebelumnya. Memahami konsep, berlatih secara teratur, dan membaca pengumuman resmi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan tes online BUMN.

1. Pelajari Tes Kemampuan Dasar

Tes Kemampuan Dasar merupakan salah satu materi yang perlu diperhatikan ketika mempersiapkan seleksi dengan format seperti RBB 2025.

Untuk melatih kemampuan dasar, peserta dapat mulai dari kemampuan numerik, verbal, dan penalaran logis. Ketiganya membantu membangun kebiasaan memahami informasi, mengenali pola, serta menentukan jawaban secara teliti dalam waktu terbatas.

Kemampuan numerik

Latihan numerik mencakup perhitungan dasar dan pemecahan soal berbasis angka. Materi yang dapat dipelajari antara lain:

  • Operasi hitung, pecahan, dan persentase.
  • Perbandingan serta rasio.
  • Rata-rata dan perhitungan sederhana.
  • Pola atau deret angka.
  • Soal cerita matematika.

Sebagai contoh, sebuah produk dijual dengan harga Rp200.000 dan mendapat diskon 15 persen. Harga setelah diskon adalah Rp170.000, karena potongan harganya sebesar Rp30.000.

Contoh tersebut menunjukkan pentingnya menguasai konsep perhitungan sebelum meningkatkan kecepatan mengerjakan soal.

Kemampuan verbal

Kemampuan verbal berkaitan dengan pemahaman bahasa dan hubungan antarkata. Materi yang bisa dilatih mencakup sinonim, antonim, analogi, pemahaman bacaan, serta penarikan kesimpulan berdasarkan informasi tertulis.

Biasakan membaca soal secara menyeluruh sebelum memilih jawaban. Jangan hanya mengandalkan kemiripan kata karena pilihan yang terlihat serupa belum tentu memiliki makna yang tepat.

Penalaran logis

Penalaran logis dapat dilatih melalui soal pola, urutan, hubungan sebab-akibat, dan analisis pernyataan.

Fokuslah memahami cara memperoleh jawaban. Ketika menemukan kesalahan, periksa kembali langkah penyelesaiannya agar kesalahan serupa tidak terus berulang.

Tips: buat catatan mengenai tipe soal yang paling sulit dikerjakan. Catatan tersebut dapat digunakan untuk menentukan materi yang perlu mendapatkan porsi latihan lebih besar.

2. Pahami Core Values AKHLAK BUMN

AKHLAK merupakan nilai utama yang diperkenalkan sebagai core values bagi insan BUMN. Pada RBB 2025, tes AKHLAK menjadi salah satu komponen dalam tes daring.

AKHLAK terdiri dari enam nilai, yaitu:

  • Amanah: memegang kepercayaan, bertanggung jawab, dan menjaga integritas.
  • Kompeten: terus belajar serta mengembangkan kemampuan.
  • Harmonis: menghargai perbedaan dan membangun hubungan kerja yang baik.
  • Loyal: menjaga komitmen serta kepentingan organisasi sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Adaptif: terbuka terhadap perubahan dan mampu menyesuaikan diri.
  • Kolaboratif: bekerja sama dan membangun sinergi untuk mencapai tujuan bersama.

Dalam mempelajari AKHLAK, jangan berhenti pada hafalan kepanjangannya. Pahami pula contoh penerapan setiap nilai dalam lingkungan kerja.

Misalnya, ketika menghadapi rekan kerja yang mengalami kesulitan menyelesaikan tugas, peserta dapat mempertimbangkan tindakan yang menunjukkan kerja sama tanpa mengabaikan tanggung jawabnya sendiri.

Begitu pula ketika menemukan kesalahan dalam pekerjaan. Nilai Amanah berkaitan dengan kejujuran dan tanggung jawab, sedangkan Kompeten berkaitan dengan upaya memperbaiki kemampuan agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.

Latihan memahami situasi kerja dapat membantu peserta mengenali penerapan nilai-nilai tersebut secara lebih konkret.

3. Siapkan Materi Wawasan Kebangsaan

Wawasan Kebangsaan juga termasuk dalam komponen tes daring RBB 2025. Materi ini berkaitan dengan pemahaman mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara.

Beberapa topik yang bisa dipelajari meliputi:

  • Pancasila dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
  • Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  • Bhinneka Tunggal Ika.
  • Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Sejarah Indonesia dan simbol negara.
  • Persatuan, kesatuan, serta kewarganegaraan.

Belajar dengan memahami konsep akan lebih membantu dibandingkan sekadar menghafalkan kumpulan jawaban.

Sebagai contoh, ketika mempelajari Bhinneka Tunggal Ika, pahami kaitannya dengan keberagaman dan persatuan masyarakat Indonesia. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh tidak terbatas pada definisi, tetapi juga mencakup makna dan penerapannya.

Gunakan buku pelajaran, sumber pendidikan tepercaya, atau materi resmi yang relevan untuk memastikan informasi yang dipelajari akurat.

4. Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris

Bahasa Inggris juga tercantum dalam tahapan tes daring RBB 2025. Karena itu, kemampuan memahami teks dan menggunakan tata bahasa dasar layak masuk dalam jadwal belajar.

Peserta dapat memulai dari tiga bagian berikut.

  • Kosakata. Pelajari kata-kata yang sering digunakan dalam pekerjaan, seperti management, communication, customer service, finance, business, dan responsibility.
  • Pemahaman bacaan. Latih kemampuan menemukan ide utama, mengenali informasi spesifik, memahami makna kata berdasarkan konteks, dan menarik kesimpulan dari bacaan.
  • Tata bahasa dasar. Pelajari kembali tenses, subject-verb agreement, pronouns, prepositions, conjunctions, dan bentuk kalimat lainnya.

Sebagai latihan, perhatikan contoh berikut.

The manager ___ the report yesterday.

  • A. Review
  • B. Reviews
  • C. Reviewed
  • D. Reviewing

Jawaban yang tepat adalah C, reviewed, karena kata yesterday menunjukkan kejadian pada masa lampau dan kalimat menggunakan bentuk lampau sederhana.

Setelah menguasai soal dasar, tingkatkan latihan dengan teks yang lebih panjang dan soal berbasis konteks.

5. Pelajari Learning Agility

Learning Agility tercantum sebagai salah satu komponen tes daring dalam RBB 2025. Secara umum, istilah ini merujuk pada kemampuan seseorang untuk belajar dari pengalaman, menyesuaikan diri terhadap situasi baru, dan menerapkan pembelajaran untuk menghadapi tantangan berbeda.

Persiapan bagian ini sebaiknya tidak hanya berfokus pada menghafal pola jawaban. Peserta perlu melatih cara memahami masalah, mempertimbangkan pilihan tindakan, dan mengevaluasi konsekuensinya.

Misalnya, seseorang mendapatkan tugas yang belum pernah dikerjakan sebelumnya. Langkah yang masuk akal adalah memahami tujuan tugas, mempelajari informasi yang dibutuhkan, meminta arahan jika diperlukan, mencoba menyelesaikannya, lalu mengevaluasi hasilnya.

Contoh tersebut bukan kunci jawaban resmi. Tujuannya untuk melatih pola pikir yang sistematis saat menghadapi situasi baru.

Karena format dan instrumen penilaian dapat berbeda, peserta tetap harus mengacu pada petunjuk tes yang berlaku untuk program rekrutmen yang diikuti.

6. Jangan Abaikan Psikotes dan Tes Kemampuan Bidang

Tes daring pada rekrutmen bersama tidak boleh dianggap sebagai gambaran lengkap seluruh tahapan seleksi. Setelah tes awal, perusahaan dapat menjalankan seleksi lanjutan sesuai kebutuhan posisi.

Pada RBB 2025, FHCI menjelaskan bahwa tahapan seleksi berikutnya dilakukan oleh masing-masing BUMN. Oleh karena itu, peserta perlu menyiapkan kemungkinan adanya psikotes, tes kemampuan bidang, wawancara, pemeriksaan kesehatan, atau tahapan lain sesuai ketentuan perusahaan.

Materi tambahan sebaiknya disesuaikan dengan posisi yang dilamar. Peserta yang mengincar pekerjaan di bidang keuangan, misalnya, dapat memperkuat pengetahuan akuntansi dan pengolahan data. Sementara itu, pelamar posisi teknologi informasi perlu memahami kompetensi teknis yang tercantum dalam persyaratan pekerjaan.

Tidak semua perusahaan menggunakan tahapan atau bentuk ujian yang identik. Karena itu, jangan menganggap pengalaman seleksi dari satu BUMN otomatis berlaku untuk seluruh perusahaan lain.

7. Pelajari Profil Perusahaan dan Posisi yang Dilamar

Persiapan seleksi tidak cukup hanya dengan mengerjakan soal latihan. Memahami perusahaan dan pekerjaan yang dituju juga menjadi bagian penting, khususnya jika peserta melanjutkan ke wawancara.

Mulailah dengan membaca deskripsi pekerjaan atau job description. Perhatikan tanggung jawab utama, pendidikan yang disyaratkan, keterampilan teknis, serta pengalaman yang dibutuhkan.

Kemudian, cari informasi tentang bidang usaha, produk atau layanan, dan kegiatan utama perusahaan melalui sumber resmi.

Sebagai contoh, pelamar posisi administrasi dapat meninjau kembali kemampuan mengelola dokumen, mengolah data, dan menggunakan aplikasi perkantoran. Pelamar posisi keuangan dapat memperkuat dasar akuntansi, sedangkan pelamar posisi teknologi informasi perlu mempelajari kompetensi sesuai spesialisasinya.

Cara tersebut membantu peserta membangun persiapan yang lebih relevan, bukan sekadar menguasai materi umum tanpa mempertimbangkan tuntutan pekerjaan.

8. Latihan dengan Batas Waktu

Mengerjakan soal tanpa batas waktu berbeda dengan mengikuti ujian yang memiliki durasi tertentu. Karena itu, latihan dengan pengaturan waktu bisa membantu peserta mengukur kecepatan sekaligus ketelitian.

Setelah mengerjakan satu sesi latihan, catat jumlah jawaban yang benar dan salah. Periksa juga soal yang terlalu lama dikerjakan, penyebab kesalahan, serta materi yang masih belum dipahami.

Hasil evaluasi tersebut lebih berguna daripada hanya menghitung banyaknya soal yang sudah diselesaikan.

Ketika latihan, jangan selalu membuka catatan atau melihat jawaban sebelum mencoba menyelesaikan soal sendiri. Biasakan mengerjakan soal secara mandiri, kemudian pelajari pembahasannya.

Jika waktu pengerjaan terbatas, prioritaskan soal yang dapat diselesaikan dengan yakin dan hindari menghabiskan terlalu banyak waktu pada satu soal. Strategi ini perlu disesuaikan dengan aturan penilaian dan petunjuk ujian resmi.

9. Gunakan Jadwal Belajar yang Terarah

Bagi peserta yang memiliki waktu persiapan terbatas, jadwal belajar dapat membantu membagi materi secara lebih proporsional.

Berikut contoh rencana belajar selama tujuh hari yang dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Hari Materi yang Dipelajari
Hari 1 Numerik dan operasi hitung
Hari 2 Verbal dan penalaran logis
Hari 3 AKHLAK dan penerapannya
Hari 4 Wawasan Kebangsaan
Hari 5 Bahasa Inggris
Hari 6 Learning Agility dan latihan campuran
Hari 7 Simulasi tes dan evaluasi kesalahan

Jika memiliki waktu lebih panjang, setiap materi dapat dipelajari lebih mendalam. Sebaliknya, jika jadwal ujian sudah dekat, prioritaskan komponen yang disebutkan dalam panduan resmi.

Saat belajar, gunakan pola sederhana: pahami konsep, kerjakan latihan, periksa jawaban, lalu ulangi soal yang masih sulit.

Konsistensi dan evaluasi merupakan bagian penting dari proses persiapan. Menguasai sedikit materi secara benar lebih berguna daripada mengerjakan banyak soal tanpa memahami kesalahannya.

10. Periksa Kesiapan Perangkat Sebelum Tes Online

Persiapan teknis juga perlu mendapat perhatian. Gangguan perangkat atau koneksi internet dapat menghambat pengerjaan, terutama ketika ujian memiliki jadwal dan batas waktu yang ketat.

Sebelum hari pelaksanaan, lakukan beberapa pemeriksaan berikut:

  • Pastikan laptop atau komputer berfungsi baik.
  • Periksa koneksi internet dan sumber daya listrik.
  • Siapkan pengisi daya perangkat.
  • Periksa kamera, mikrofon, dan browser jika dipersyaratkan.
  • Siapkan identitas dan akun rekrutmen yang diperlukan.
  • Pilih ruangan yang tenang dengan pencahayaan memadai.
  • Baca panduan teknis dan ketentuan ujian dari penyelenggara.

FHCI menyebutkan bahwa RBB 2025 menggunakan penguatan infrastruktur digital dan teknologi Face Register untuk mendukung stabilitas sistem serta pengawasan selama seleksi. Informasi tersebut dapat dibaca dalam pengumuman resmi FHCI.

Karena sistem dan aturan bisa berubah, peserta tidak sebaiknya mengasumsikan teknis ujian selalu sama setiap tahun. Ikuti instruksi mengenai perangkat, kamera, aplikasi, identitas, dan larangan penggunaan bantuan yang berlaku pada tes yang diikuti.

11. Hindari Kesalahan Persiapan yang Sering Terjadi

Beberapa kebiasaan dapat membuat proses belajar kurang efektif. Salah satunya adalah baru mulai belajar ketika jadwal tes sudah sangat dekat.

Kesalahan lainnya ialah hanya menghafal jawaban dari bank soal lama, tidak pernah berlatih dengan timer, atau mengabaikan materi tertentu karena dianggap mudah.

Menggunakan satu sumber tidak resmi sebagai satu-satunya acuan juga berisiko membuat peserta mempelajari informasi yang sudah tidak relevan.

Untuk menghindarinya, gunakan sumber belajar tepercaya dan cocokkan materi dengan panduan rekrutmen terbaru. Bank soal dapat digunakan sebagai sarana latihan, tetapi jangan menganggapnya sebagai bocoran atau gambaran pasti soal yang akan muncul.

Pelamar juga perlu menghindari pihak yang menjanjikan kelulusan atau menawarkan akses ke jawaban ujian. Persiapan sebaiknya dilakukan secara mandiri melalui latihan, evaluasi, serta pemahaman terhadap ketentuan seleksi.

Informasi karier dan peluang resmi dapat dipantau melalui portal Karir dan Magang BUMN, selain kanal resmi perusahaan dan penyelenggara rekrutmen.

Kesimpulan

Persiapan tes online BUMN perlu dimulai dari pemahaman terhadap format seleksi yang berlaku. Pada RBB 2025, materi tes daring meliputi Tes Kemampuan Dasar, AKHLAK, Wawasan Kebangsaan, Bahasa Inggris, dan Learning Agility. Namun, komponen tersebut harus diperlakukan sebagai referensi dari program tahun 2025, bukan kepastian untuk setiap rekrutmen berikutnya.

Calon peserta dapat memperkuat kemampuan numerik, verbal, penalaran logis, pemahaman nilai AKHLAK, wawasan kebangsaan, Bahasa Inggris, serta kemampuan beradaptasi. Persiapan juga perlu mencakup latihan dengan batas waktu, pemahaman profil perusahaan, kompetensi sesuai posisi, dan kesiapan perangkat.

Yang paling penting, jadikan pengumuman resmi sebagai acuan utama. Dengan belajar secara terarah, mengevaluasi kesalahan, dan memahami aturan ujian, peserta dapat mempersiapkan diri secara lebih terukur tanpa bergantung pada hafalan semata.

NOTE & DISCLAIMER:

  • Seluruh proses rekrutmen ini GRATIS tanpa dipungut biaya apapun.
  • Gabung WhatsApp Channel untuk update loker harian: Gabung
  • Laporkan kendala atau link rusak ke admin: Lapor

Mungkin Anda Suka